China memiliki pulau beriklim tropis, namanya Hainan. Jalan-jalan ke sini membuat kita menemukan atmosfer yang berbeda tatkala berlibur di Negeri Tirai Bambu.

Kita akan disambut hamparan pasir keemasan, lambaian ombak, dan barisan nyiur. Berikut ini yang akan kita temukan saat berkunjung ke Hainan, disarikan dari sejumlah sumber.

Coconut City

Haikou yang juga dikenal sebagai “Coconut City” adalah ibu kota Provinsi Hainan. Sinar matahari selalu berlimpah di tempat ini. Dengan laut tempat berakhirnya tiga muara sungai, Haiku menawarkan garis pantai panjang yang memungkinkan kita menikmati waktu untuk bersantai di sana. Kita juga bisa menyusuri Sungai Wanquan dengan perahu untuk melihat pemandangan resor laut yang spektakuler.

Boao Asia Forum

Sebagai pengaya liburan yang kental suasana pantai tropis, kita bisa mengunjungi Boao Asia Forum, tempat tetap diadakannya konferensi untuk penelitian perkembangan ekonomi Asia. Setiap tahun, sebanyak 200-an pemimpin dari seluruh dunia menghadiri pertemuan ini.

 Yetian Ancient Village

Yetian Ancient Village adalah destinasi berikutnya. Terletak di Lingshui, desa ini menjadi halaman untuk melihat kebudayaan dan tradisi lokal suku Miao, salah satu suku minoritas di China. Kita bisa menjumpai lumbung-lumbung padi dan rumah berusia ratusan tahun serta tiang-tiang totem. Warganya juga kerap membuat kue tradisional dari kelapa yang bisa langsung kita cicipi atau kerajinan lokal yang bisa kita bawa pulang.

Sanya

Mumpung di Hainan, kita bisa mengeksplorasi daerah Sanya. Terletak di bagian paling selatan Hainan, Sanya menjadi incaran wisatawan karena lanskapnya yang memadukan laut, gunung-gunung kecil, dan sungai. Di sini, kita bisa menikmati lanskap laut yang berbeda dari provinsi-provinsi lain di China. Di Sanya, kita bisa berjalan-jalan, bersepeda, atau menyelam.

Nanshan Buddhism Cultural Tourism Zone

Foto-foto: Shutterstock.com

Mampirlah juga di Nanshan Buddhism Cultural Tourism Zone, salah satu atraksi wisata budaya paling besar di China. Nanshan memadukan budaya Buddha, arsitektur taman, dan fasilitas wisata. Fitur paling menonjol dari taman ini adalah patung Quan Yin, Dewi Belas Kasih, setinggi 108 meter yang berdiri di tengah pulau buatan di Laut China Selatan. [*]

Tyas Ing Kalbu
penulis yang disayang Tuhan

Leave a Response