Christchurch dan Canterbury punya daya magis untuk membuat wisatawannya sibuk dan bersenang-senang untuk menikmati hidup. Banyaknya obyek wisata, mulai dari wisata belanja, alam liar, sampai sejarah tersedia untuk memuaskan pengalaman para wisatawan.

Selandia Baru memang sudah lama terkenal dengan bentang alamnya yang magis nan memikat. Salah satu wilayahnya yang memiliki destinasi alam memikat itu adalah Christchurch-Canterbury.

Dengan luas 42.200 kilometer persegi, Canterbury menjadi wilayah terluas di Selandia Baru. Sementara itu, Christchurch merupakan kota tertua di Selandia Baru. Christchurch juga terkenal sebagai kota taman. Tercatat ada 740 taman dengan total mencapai 3.000 hektar yang berada di Christchurch.

Berbatasan dengan Pegunungan Alpen Selatan di bagian barat dan Samudra Pasifik di bagian timur, Canterbury menjadi taman bermain bagi para pencinta petualangan alam liar.

Selandia Baru dikelilingi beberapa puncak gunung yang indah. Salah satu yang tertinggi adalah Aoraki Gunung Cook (3.724 meter). Aoraki sendiri berasal dari bahasa Maori yang berarti “penusuk awan” karena memang puncaknya menembus awan.

Gunung Cook bisa dicapai dalam waktu empat jam dengan perjalanan darat dari Christchurch. Gunung ini terletak di tengah-tengah International Dark Sky Reserve sehingga dikenal sebagai wilayah dengan langit malam paling cerah di dunia.

Tidak hanya menjelajah pegunungan, wisatawan juga bisa melakukan petualangan alam lainnya. Misalnya, bermain ski di lereng pegunungan yang menakjubkan. Bisa bermain golf di lapangan golf berkelas dunia, berselancar angin, arung jeram, atau sekadar mengayuh sepeda di sepanjang jalur sepeda yang memikat. Jika mencari tempat untuk bersantai, Selandia Baru punya kebun anggur yang indah untuk disambangi.

Tertarik dengan wisata yang berbeda? Anda bisa ke Kaikoura, surga untuk mereka yang ingin mengamati paus. Tidak hanya paus sperma raksasa, Anda bisa melihat paus bungkuk, paus pilot, dan orca. Pantai Kaikoura juga menyajikan hal lainnya, seperti pemandangan lumba-lumba di Pelabuhan Akaroa dan burung kakatua Cheeky Kea di pegunungan.

Musim panas pada Januari–Februari menjadi saat paling tepat untuk mengunjungi Selandia Baru dan melakukan berbagai kegiatan alam di Christchurch-Canterbury. Tak perlu bingung, karena kini Anda bisa dengan mudah terbang ke Christchurch dengan Air New Zealand.

Sekarang, Anda bisa dengan mudah bepergian dari Indonesia ke Christchurch dengan terlebih dulu transit di Singapura dengan Air New Zealand. Namun, mulai 1 Desember 2019 hingga 22 Februari 2020, Air New Zealand akan mengoperasikan penerbangan langsung tanpa transit (nonstop flight).

Tertarik untuk menikmati pengalaman petualangan alam di Selandia Baru dengan Air New Zealand? Maskapai ini membuka penawaran tiket mulai 7 Oktober untuk penerbangan periode 7 Januari–22 Februari 2020. Info lebih lengkapnya bisa dilihat pada situs web airnewzealand.co.id. [IKLAN/*]

Foto: DOK AIR NEW ZEALAND

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 24 September 2019.