Travel More, Explore More

Nikmati Keindahan Jepang di Shirakawa-Go

pemandangan desa shirakawa

Banyak hal menarik yang bisa membuat kita terbelalak saat menginjakkan kaki di Jepang. Selain menikmati penerapan teknologi canggih pada hampir setiap aspek, Macan Asia ini juga menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa. Hal ini bisa dinikmati di Shirakawa-go (Desa Shirakawa).

Kawasan ini dulunya dianggap sebagai daerah liar yang belum pernah dijelajahi. Alamnya yang begitu asri, ditambah permukiman penduduk yang seolah menyatu dengan alam, mendorong kita untuk bisa tahu lebih jauh tentang kawasan tersebut.

Kebudayaan dan gaya hidup di tempat ini juga unik. Tak berlebihan apabila daerah yang terbilang minim berinteraksi dengan kawasan tetangga ini terdaftar sebagai situs warisan budaya dunia.

Terletak di sisi barat laut Prefektur Gifu, desa Shirakawa dikelilingi oleh pegunungan hijau. Kawasan yang sebagian besar terdiri dari hutan ini juga terdapat  Taman Nasional Hakusan dan Taman Wisata Alam Amo.

Saat musim saljut tiba, kawasan ini dipenuhi salju setebal 4,5 meter. Inilah yang menjadi salah satu alasan, desa Shirakawa sulit diakses oleh penduduk yang tinggal di sekitar kawasan tersebut, selain karena letaknya yang berada di daerah pegunungan.

Namun, hujan salju yang lebat amat disyukuri penduduk setempat lantaran dalam waktu dekat bisa melihat tunas-tunas tumbuh di musim semi. Mereka amat menyukai bunga sakura serta menanti hadirnya musim panen.

Memang, kawasan ini seakan tak bisa menjadi perkampungan atau desa kaya, tetapi sudah sejak lama penduduk setempat dapat memanfaatkan iklim secara maksimal sehingga mereka bisa hidup dengan penuh sukacita.

Karena wilayahnya yang begitu luas, Unesco membagi kawasan tersebut menjadi dua wilayah, kawasan warisan dunia dan kawasan alam selatan. Daerah yang masuk ke kawasan warisan dunia adalah Desa Ogimachi dengan rumah bergaya Gassho. Sedangkan yang masuk ke dalam wilayah selatan adalah kawasan di sekitar Hirase Hot Spring.

Terkait rumah bergaya gassho, bangunan ini dibangun sekitar tahun 1800. Bangunan kuno tersebut masih bertahan hingga kini. Masyarakatnya pun masih terus menjalani kehidupan mereka di tengah pemandangan alam yang indah dan asri.

Sementara kawasan alam selatan merupakan daerah yang dihiasi dengan keindahan suasana pedesaan dengan alam yang begitu memukau. Air yang mengalir di desa ini berasal dari kaki Gunung Haku yang merupakan salah satu dari tiga gunung tersohor di Jepang.  [*/BYU]

About the Author
Front-end Designer

Leave a Reply

*